Follow by Email

Jadwal Libur Lebaran Juni 2018 versi Pemerintah

Waktu lebaran banyak dilakukan masyarakat Indonesia untuk pulang kampung atau bersilaturahmi dengan keluarga dan tetangga. Dengan menjalankan silaturahmi tentu akan mempererat tali persaudaraan antar keduanya.

Saling minta maaf dan memaafkan adalah hal yang biasa dilakukan pada saat lebaran tiba. Tentu momen ini sangat ditunggu-tunggu bagi seseorang atau keluarga kecil yang ingin bertemu keluarga lainnya di kota asal mereka.

Untuk tahun 2018, pemerintah akan menjadwalkan cuti libur lebaran lebih panjang dari lebaran di tahun sebelum-sebelumnya. Dan tahun ini merupakan cuti libur lebaran yang paling panjang berdasarkan data pemerintah.

Panjang libur adalah 10 hari, dimulai pada tanggal 11 Juni 2018 (tepatnya hari senin) dan selesai pada tanggal 20 Juni 2018 (hari selasa). Karena sabtu 9 dan minggu 10 juga bertepatan hari libur, maka total menjadi 12 hari.

Perpanjangan libur ini dilakukan semata-mata untuk menghindari atau mengurangi macet. Beberapa pengamat menyatakan bahwa kemacetan akan tetap terjadi apabila melihat kondisi kepemilikan kendaraan bermotor yang semakin banyak. Ada pun menurut pengamat lain menyatakan bahwa kemacetan akan tetap berlaku, namun hanya harinya saja yang bergeser.

Namun tentu akan lebih afdol jika kita melihat hasilnya pada minggu depan. Apakah kemacetan akan berkurang atau tetap sama?

Bagi yang melakukan mudik dihimbau untuk mempersiapkan mental dan perbekalan dengan baik apabila tujuan perjalanannya jauh. Hal ini dilakukan demi menghindari jatuh korban saat hendak mudik.

Open Comments Close
*via mobile, like dahulu untuk melihat komentar

This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn more